Rabu, 23 Desember 2009

asal usul kelinci

Kelinci liar sudah ada sejak zaman dahulu, manusia primitif menggunakan kelinci sebagai hewan buruan utama untuk memenuhi kebutuhan akan makanan sehari-hari. Pada masa itu kelinci liar populasinya banyak dan mudah ditemui untuk diburu. Namun asal-usul dan penyebaran kelinci belum diketahui secara pasti.
Pada awalnya hewan ini digolongkan ke dalam ordo Rodensia dan populasinya tersebar di daratan Afrika dan daratan Eropa. Seiring perkembangan jalur-jalur perpindahan manusia, kelinci menyebar dan dapat ditemui di seluruh dunia.
Pada perkembangan selanjutnya kelinci digolongkan ke dalam ordo Lagomorpha yang terbagi dalam dua Familia yaitu, Ochtonidae (jenis Pika) dan Leporidae (termasuk di dalamnya jenis kelinci dan terwelu)
Pika adalah hewan kecil pengerat hidup di daerah beriklim dingin yang rupanya mirip dengan kelinci. Badannya pendek dengan panjang tubuh hanya 15 cm. Pika tidak berekor. Telinganya pendek, dan berat tubuhnya sekitar 140gram. Hewan ini lebih banyak berjingkat, daripada melompat. Selain itu, pika juga pandai bersiul.
Secara umum, kelinci terbagi menjadi dua jenis yaitu, kelinci bebas dan kelinci peliharaan. Yang termasuk dalam kategori kelinci bebas adalah terwelu (Lepus curpaeums) dan kelinci liar (Oryctolagus cuniculus).
Kelinci peliharaan merupakan jenis kelinci yang telah melalui proses penjinakan dan seleksi oleh manusia melalui penyilangan dari kelinci-kelinci yang sudah ada sebelumnya, sehingga terciptalah berbagai ragam jenis kelinci peliharaan atau kelinci hias seperti yang ada saat ini.

Selasa, 22 Desember 2009

Tips Merawat Kelinci dari Penyakit


Kelinci atau rabbit saat ini bukan hanya dijadikan sebagai komoditi ternak yang cukup menjanjikan, tetapi juga dijadikan sebagai hewan kesayangan. Karena selain imut-imut dan menggemaskan, kelinci juga ternyata mampu memberikan sifat menyenangkan bagi penyanyangnya. Dari berbagai literatur, blog maupun tulisan di majalah terkait dunia veteriner, merawat kelinci bukan perkara mudah. Berikut tips merawat kelinci sebagai hewan kesayangan:

1. Kandang
kelinci hias dijaga agar tidak lembab dan terjaga dari cuaca yang tidak bersahabat seperti: hujan,panas matahari dan hembusan angin secara langsung. Kondisi kering ternyata cukup baik.
2. Lantai kandang kelinci hias selalu dijaga kebersihannya karena sanitasi kandang yang kurang terjaga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Usahakan lantai kandang yang nyaman untuk kelinci seperti dari bambu dan kotoran bisa jatuh kepenampungannya.
3. Jumlah jenis kelinci hias dalam kandang disesuaikan dengan luas kandang karena kandang yang sempit dengan kapasitas kelinci yang banyak sehingga terbatasnya ruang gerak kelinci dapat menimbulkan stres untuk kelinci dan biasanya kalau strees timbul penyakit yang ujungnya kematian
4. Jangan berikan sayuran kepada jenis kelinci hias ataupun jenis lain dalam bentuk “segar”,pastikan harus dalam keadaan layu dan tidak busuk (jangan diberikan langsung dari lemari es). Proses pelayuan berguna untuk mempertinggi kadar serat kasar,juga untuk menghilangkan getah atau racun yang dapat menimbulkan kejang-kejang dan mencret(kecuali kelinci anda makan tumbuh-tumbuhan dari alam bebas)
5. Segera hubungi dokter hewan jika menemukan kelinci anda sakit. Jika perlu lakukan pertolongan pertama agar keadaannya tidak terlalu parah. Upaya pencegahan jauh lebih baik dari pada pengobatan.

6. Untuk pakan tambahan (konsentrat) bisa anda berikan pelet khusus kelinci (misal jenis kelinci hias) atau bisa juga diberikan bekatul yang dicampur dengan sayuran dan ampas tahu diberi air sedikit-diaduk lalu diberikan ke kelinci*

Jika ingin memesan anakan kelinci bisa hubungin :

RIZAL     : 0857 5411 2253
DHIMAS  : 085250 886 940

Ciri - ciri kelinci hamil

Setelah 7 hari dikawinkan, biasanya janin mulai tumbuh. Tetapi hal ini belum tentu mudah mengenali kehamilan secara pasti. Hanya peternak yang sudah lama saja yang peka letak kehamilan kelinci pada umur 7 hari. Pada umur perkawinan 14 hari kita sudah bisa mendapatkan kejelasan. Ciri-cirinya di antaranya ialah. bagian mulut sedikit kemerah-merahan. (2) terkadang merasa stress, mengorek-ngorek kandang. Kalau missal dikeluarkan dari kandang dan menemukan tanah, ia akan langsung mengaduk-aduk tanah sebagai tempat persembunyian. (pada umur 17 hari biasanya stress meningkat). Tak usah buru-buru memberikan kotak. Tunggu sampai umur kehamilan diatas 25 hari. (3) makan banyak dan selalu lapar. Anda harus serius dalam hal pakan, jangan sampai sering kelaparan sehingga stress bertambah. Kekurangan pakan dan air minum bisa mengakibatkan kanibal, atau tidak mau menyusui. 4) pada umur kehamilan 17 hari sudah bisa diraba bagian bawah perut. Cara meraba yang akurat dengan mengangkat kelinci lalu ditaruh dipangkuan kita. Elus-elus dulu sebelum tangan kita masuk ke bagian perut bawah. Sebab kalau tangan kita langsung nyosor bagian perut kelinci hamil bisa berontak. Kalau sudah diraba, elus-elus pelan, kalau belum yakin terasa, tekan sedikit jari anda, meraba rata bagian perut, bagian tengah sampai belakang. Jika hamil akan terasa beberapa benjolan seperti kelereng. pada umur kandungan 23 hari sangat jelas terasa dan pada umur 29 hari saat induk mulai gusar dengan hidung memerah biji-biji “kelereng” di dalam perut itu semakin menurun mendekati vagina.
Kalau sudah dikawinkan tetapi pada umur 35 hari tidak berhasil itu bisa jadi bunting semu. Atau saat mengawinkan tidak benar.
Apakah perlu tidak usah menunggu 35 hari kita bisa mengawinkan?
Jika Anda yakin bahwa kelinci tidak hamil boleh saja. Lakukan pada umur kehamilan 20 hari sejak kawin yang Anda anggap gagal tersebut. Tetapi jika Anda ragu apakah kelinci gagal hamil atau memang benar hamil, sebaiknya kita bersabar sampai umur perkawinan benar-benar melewati 30 hari.  Sebab kalau kita nekad mengawinka lagi pada saat kelinci hamil bisa jadi nanti hamil susulan. Harus diingat, tidak setiap kelinci yang hamil menolak kawin, sebagian ada yang mau kawin. (Penjelasan ini sebagian disandur dari Buku Kelinci Pemeliharaan Secara Ilmiah, Tepat dan Terpadu.)

Jika ingin memesan anakan kelinci bisa hubungin :

RIZAL     : 0857 5411 2253
DHIMAS  : 085250 886 940

Memanfaatkan kotoran kelinci untuk membuat pupuk cair organik

Berikut ini langkah-langkah pembuatan pupuk cair dengan bantuan kotoran kelinci:

Siapkan wadah dengan kedalaman 10 cm. Masukkan serbuk gergaji (serbuk pohon kelapa) secukupnya ke dalam wadah. Lalu kelinci dimasukkan ke dalam wadah itu. Supaya kelinci tidak keluar wadah itu diletakkan di tempat yang tinggi. Kotoran dan kencing kelinci akan langsung bercampur dengan serbuk gergaji.
Biasanya setelah 3-4 hari, jika tumbuh jamur di serbuk gergaji, berarti serbuk gergaji sudah jenuh dengan kotoran. Jamur yang tumbuh itu untuk makanan bakteri.
Selanjutnya, serbuk gergaji dipindahkan ke ember dan masukkan air panas sampai seluruh serbuk gergaji terendam. Biarkan campuran basah itu selama dua malam.
Setelah itu bahan serbuk gergaji disaring. Cairan hasil saringan agar terfermentasi diaduk-aduk agar semua bagian mendapatkan udara (teraerasi). Jika timbul bintik-bintik putih (jamur), air hasil saringan harus diaduk lagi.
Munculnya bintik-bintik putih menjadi petanda senyawa organik dalam cairan belum terurai. Ulangi lagi pengadukan sampai bintik putih menghilang selama kurang lebih 21 hari.
Setelah stabil, cairan itu menjadi pupuk cair organik yang bisa bertahan lama karena mengandung bakteri yang mempunyai sistem pertahanan diri.
Pupuk cair bisa disemprotkan pada daun untuk mempercepat proses asimilasi daun atau disemprotkan pada tanah. Komposisi penggunaannya yaitu empat mililiter pupuk cair dicampur dengan satu liter air.
Ampas sisa penyaringan dapat digunakan sebagai media hidup cacing tanah. Setelah ampas itu akan dimakan cacing, hasilnya adalah kascing (kotoran cacing) yang berupa tanah. Tanah kotoran cacing itu bisa dimanfaatkan sebagai media pembibitan dalam wadah gelas bekas air dalam kemasan atau wadah lainnya.

Jika ingin memesan anakan kelinci bisa hubungin :

RIZAL     : 0857 5411 2253
DHIMAS  : 085250 886 940

Senin, 21 Desember 2009

cara merawat kelinci ANGGORA


temen temen aku kan udah lama banget nih melihara kelinci.. nah aku mau bagi2 tips nih..
1.kelinci WAJIB diberi makan setiap hari.. soalnya kalo nggak kelaperan..paling2 2-3 kali sehari

2.kandng kelinci jangan terlalu kecil dan harus tetap kering.karena kalo basah kelinci mudah sakit.

3.makanan kelinci ku sih biasanya di kasih sayur2 yang telah dilayukan minimal 2 jam,, kaya wortel,kangkung,sawi,bayem,dll. Tapi, hati2 ya kalo ngasih kangkung..soalnya tergantung kelincinya lemah atau kuat..kalo lemah pasti diare kalo kuat yaaa kasih ajaaa..
oh iya kalau di kasih pelet juga boleh tapi,jangan selamanya juga yaaa nanti kelinci bosen,

4.
Kelinci boleh2 aja di pegang. tapi jangan sampai menyakiti organ tubuhnya yaaa..nanti kalau dia sakit repot deh..
5.agar
Kelinci akrab sering2 ya di helus2.. biar dia ngerasa nyaman
6.kalau kandang kamu dari kawat berhati2lah. soalnya kadang2 kaki kelinci jatuh dan masuk ke lubang. jadi kasih aja alas kaya koran atau karton tebal,

7. kasih minum. heii kelinci juga makhluk hidup . so, kasih minum yaaa.
selamat  memelihara kelinci


jika mau membeli anakan kelinci bisa hubungi aku plend


RIZAL      : 085754112253  [ telphone ]

DHIMAS  : 085250886940 [ sms ]





Jumat, 18 Desember 2009

JUAl ANAKAN KELINCI























 












saya menjual anakan kelinci..
untuk daerah samarinda dan sekitarnya


umur 1 bulan 


harga mulai 60rb s/d 100rb


untuk info lebih lanjut bisa menghubungi :

RIZAL : 085754112253 [via telphone ]

DHIMAS : 085250886940 [via sms]

alamat : jln.gerilya Gg.5 [ samping mesjid AL-KHAIR ]

catatan :untuk wilayah luar samarinda dikenakan biaya ongkos kirim